Skip to main content
Internet Archive's 25th Anniversary Logo

Full text of "buku_panduan_inkscape_edisi_tutorial_part_1_rev_1"

See other formats


Buku Panduan Inkscape 
Edisi Tutorial (Part 1) 

Revisi - 4 

Hasil Kolaborasi Komunitas Inkscape Indonesia 
CC BY-SA 3.0 

Copyright © 2016 Inkscape Indonesia 



Nama-Nama Penulis 

Buku ini disusun oleh anggota komunitas Inkscape Indonesia secara kooperasi dan kolaborasi di internet. 
Adapun nama-nama penulis buku ini sebagai berikut. 


• Ferry Hidayat <eferryday@gmail.com> (bab 1) 

• Tajuddin Iqbal <tajuddiniqball @gmail.com> (bab 2) 

• Ade Malsasa Akbar <teknoloid@gmail.com> (bab 3 & bab 4) 

• Teguh Pribawa / TGH-ART <teguhvfx@gmail.com> (Bab 5) 

• Muhammad Irwan Andriawan <andriawan2014@gmail.com> (Bab 6) 

• Ary Aldatama <ary.aldatama@gmail.com> (Bab 7) 


Lisensi Buku 

Buku ini dilisensikan di bawah lisensi copyleft Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported 
http://creativecommons.Org/licenses/by-sa/3.0/. Pemegang lisensi adalah seluruh penulis yang namanya 
tercantum di buku ini. 



Panduan Penyusunan Buku 

Bagian ini ditulis untuk semua calon penulis (kontributor) buku ini. 


Deadline: 

30 Agustus 2016 

Fokus: 

Tutorial. 

Tebal: 

30 halaman 

Fonta: 

FreeSerif 12 pt. 

Spasi: 

1.5. 

Format: 

dokumen haras ditulis dalam format ODT 
(LibreOffice, OpenOffice, Calligra Office). 

Porsi: 

satu bab buku ini bisa sependek 1 halaman saja. 


Hal yang perlu diperhatikan sebelum rekan-rekan menulis tutorial: 

♦ Tutorial yang dibuat berbentuk langkah per langkah dengan penjelasan, jadi hindari tutorial yang 
berbentuk seperti gulungan ninja (terlalu singkat & sedikit penjelasan). 

♦ Mohon untuk menggunakan bahasa sederhana dan mudah dipahami. 

♦ Diusahakan agar tidak terlalu banyak menggunakan istilah teknis, kalaupun terpaksa 
menggunakan mohon disertakan penjelasannya. 

♦ Kaidah penulisan buku ini adalah tulis apa yang bisa ditulis, buat sendiri bab apa pun yang 
disukai, dan jangan menunggu yang belum ada. 



Catatan Perubahan 



Bab 1 Membuat Efek Lipatan Kertas 


Ferry Hidayat <eferryday@gmail.com> 

Efek lipatan kertas ini biasa kita temukan dibeberapa karya grafts yang banyak bertebaran diinternet. 
Untuk membuatnya di Inkscape tidaklah sulit, berikut tutorialnya. 


1. Buat objek berberbentuk segitiga siku-siku seperti gambar dibawah ini dengan menggunakan bezier 
tool. Untuk dapat membuat garis lurus horizontal/vertikal saat membuat objek dengan bezier tool, tekan 
tombol shift saat membentuk objek. 



2. Bentuk objek lipatannya dengan menggunakan bezier tool. Objek ini nantinya akan digunakan sebagai 
clip untuk tekstur metalik kertas. Sebagai pembeda saya memberikan outline merah dan tanpa wama. 


Hasil akhir. 




nodes 


Ubah bentuknya dengan edit path by 



3. Sekarang ke bagian tekstur metaliknya. Buat shape kurang lebih seperti gambar di bawah ini. 





Berikan wama keabu-abuan 
dan wama gelap. 


4. Jadikan grup objek yang diwamai tadi dan tekan End pada keyboard. 




Seleksi objek clip & 
Teksturnya 


Klik kanan — > Set Clip 



5. Dan saatnya bermain blur untuk teksturnya. Untuk menyeleksi objek didalam clip bisa menggunakan 
tool edit paths by nodes. Mulai dari sini imajinasi anda dituntut aktif untuk mengatur blur, wama dan 
bentuk tekstur metaliknya menjadi semenarik mungkin. 



6. Selanjutnya berikan gradien untuk pojokan kertasnya. 



7. Bagian terakhir tinggal menambahkan efek bayangan. Dengan membuat objek baru dan diberi gradien. 



Silahkan buat halaman baru untuk tutorial yang akan anda tulis. 



Bab 2 Membuat Simple Flat Ribbons 

Tajuddin Iqbal <tajuddiniqball@gmail.com> 

Ribbons atau tali pita ini biasanya dipakai untuk desain flat minimalis ataupun icon vintage-retro. 
Hasil akhir: 



1 . Buatlah persegi panjang menggunakan rectangular tool (r) seperti ini. 



2. Buat persegi panjang lagi dengan warna yang lebih gelap dari persegi panjang sebelumnya.Taruh 
persegi panjang tersebut di belakang persegi panjang yang mempunyai warna lebih terang. 



3. Lanjutkan membuat segitiga siku-siku seperti gambar di bawah menggunakan berzier tool (b). Beri fill 
sedikit lebih gelap dari persegi panjang di bawahnya. Aktifkan icon disamping kanan seperti ini. 


V 

\ 



I- 

/ 




4. Sekarang pilih persegi panjang dengan wama gelap, tekan Shift + Ctrl + C atau bisa juga 


menggunakan opsi Path > Object to Path. Opsi ini digunakan untuk merubah objek menjadi path. 


lext Fitters Extensions Help 


Object to Path 

Shift+Ctrl+C I] 

„ Stroke to Path 

Ctrl+Alt+C 

* |<P Trace Bitmap... 

Shift+Alt+B 

* @ Trace Pixel Art... 


O Union 

ari++ 

£> Difference 

ark- 

r$> Intersection 

ark* 

[§) Exclusion 

ark A 

^ Division 

ark/ 

[£> Cut Path 

arl+Alt+/ 

[§> Combine 

arl+K 

[C|) Break Apart 

Shift+arl+K 

Inset 

ark( 

^t\ Outset 

ark) 

% Dynamic Offset 

arl+J 


Q *1 & I 5* T 

633.539“ W 206.621 v Q H: 90 




J SSI* 





5. Sekarang gunakan tool Edit Path by Node (n). Klik 2 kotak di pinggir kanan, lalu klik icon plus 
(+) di pojok kiri atas. 


6. Akan muncul 1 kotak baru ditengah, klik kotak yang ditengah tadi dan geser kekanan. Note: jika 
ingin menggeser secara lurus horizontal atau vertikal dengan sempuma, tekan dan tahan tombol 
Ctrl sambil menggeser kotak tersebut. 









7. Seleksi/pilih seluruh objek, lalu grup (Ctrl + g) untuk menyatukan atau bisa juga menggunakan 
menu Object > Group. 



8. Tahap selanjutnya yaitu menduplikasinya menjadi 2. Seleksi objek yang telah digroup tadi, 
gunakan tombol (Ctrl + D) atau juga bisa menggunakan menu Edit > Duplicate. Maka akan 
tampil 2 objek bertumpuk seperti ini. 



9. Seleksi objek paling atas, geser ke kiri. Catatan: agar saat menggeser bisa rata/lurus, tekan dan 
tahan tombol Ctrl. 


Bab 3 Membuat Efek Letterpress 


Ade Malsasa Akbar <teknoloid@gmail.com> 

Efek letterpress adalah efek teks yang ditekan ke dalam (lawan dari emboss). Efek ini sangat bagus 
digunakan sebagai efek teks utama atau juga dekorasi. Berikut ini salah satu contoh teknik pembuatan 
letterpress dasar. Teknik ini bukan teknik absolut, karena Anda bisa menemukan teknik sendiri yang 
berbeda untuk mencapai efek yang sama. (13 Agustus 2016) 

Hasil Akhir 



Kebutuhan Skill 

• Selecting 

• Duplicating 

• Gradation (fill & stroke, linear & radial) 

Kebutuhan Tools 

• Select 

• Color 

• Text 

• Rectangle 


Langkah-Langkah 


1. Buat Rectangle 

Buat sebuah persegi panjang berukuran terserah. Saya di sini memberikan ukuran sekian. Beri wama teal 
(biru tua). 



2. Duplikat Rectangle 

Ctrl + D persegi panjang itu sehingga menutup objek pertama tepat di atasnya. 




) 4> O €>0€>P h 7\ 


3. Buat Teks 


Ketik teks dengan fonta FreeSans berukuran terserah tetapi beri jarak antar huruf sedekat mungkin. 


Sat Aug 13, 13:00:03- 


♦letterpress.svg - Inkscape 



4. Ketengahkan Teks Terhadap Rectangle 

Gunakan guides sedemikian rupa sehingga teks bisa berada tepat di tengah-tengah rectangle. Perbesar 
teks sedemikian rupa sampai tampak sebagai objek dominan. Warnai hijau rectangle yang berada tepat di 
bawah teks agar tampak. 










5. Lubangi Rectangle Kedua 


Pilih objek teks lalu pilih objek rectangle hijau. Pilih menu Path > Difference. Maka rectangle pada 
lapisan kedua akan berlubang dengan bentuk teks. Secara keseluruhan yang tampak adalah rectangle 
terluar bolong memperlihatkan wama teal dari rectangle yang berada tepat di bawahnya. 



ct 

Path Text Filters 

Extensions HeLp 

> 

Object to Path 

Shrft+Ctrl+C 


Stroke to Path 

CtrL+ALt+C 






Trace Bitmap... 

Shift+ALt+B 

— 

Trace PixeL Art- 

m 


Union 

Ctrl++ | 


Difference £ 

CtrL+- 


po- 
inters ectbn 

CtrL+* | 

— 

Exclusion 

CtrL+* | 


7. Warnai Hitam Rectangle yang Berlubang 


Rectangle yang bolong haras diwarnai hitam. Ini akan menjadi drop shadow nantinya. 


Sat Aug 13. 13:02:30» 


♦letterpress. svg - Inkscape 







8. Blur Rectangle Warna Hitam 


Pilih rectangle hitam yang bolong > Ctrl + Shift + F > beri nilai blur = 2.0. 


Flat color 



S]Swatches (Shift+CtrL+W) 


S ® 


9. Duplikat Rectangle yang Bolong 


Ctrl+D terhadap rectangle yang bolong. Wamai rectangle duplikat dengan kuning. Rectangle kuning ini 
akan dijadikan warna utama untuk lapisan terluar. 






10. Posisikan Rectangle Terluar 


Posisikan rectangle kuning tadi tepat di atas rectangle sebelumnya. Hilangkan blur dengan memberi nilai 
blur = 0. Beri wama teal, yakni wama yang sama dengan rectangle pertama. Sampai di sini dasar 
letterpress sudah terlihat dengan 3 lapisan dari bawah ke atas: lapisan dasar, lapisan shadow dan lapisan 
luar. 



11. Pilih Rectangle Pertama 

Dengan Shift+Tab, pilih objek rectangle pertama. Warnai kuning agar Anda bisa melihatnya. 

■ ■ ■ 1 ° ■ Jw hw \m bw . law lew Pro , 



11. Gradasi Rectangle Pertama 


Dalam kondisi rectangle pertama yang kuning terpilih, tekan G lalu gradasikan linear bawah ke atas. 
Bawah = wama gelap, atas = wama gelap lebih terang. 



12. Duplikat Rectangle Terluar 

Duplikat rectangle ketiga, sehingga saat ini Anda punya 4 rectangle. Posisikan rectangle keempat ini tepat 
di atas rectangle sebelumnya. Rectangle keempat ini akan dijadikan bagian gradasi cahaya. 



13. Gradasi Radial Rectangle Terluar 


Tekan G lalu ubah mode gradasi jadi radial. Gradasikan rectangle keempat dari atas ke bawah, titik pusat 
= putih terang, titik samping = tanpa wama. Sampai sini efek letterpress sudah lebih tampak. 



14. Buat Outline 

Duplikasi rectangle keempat jadi rectangle kelima. Matikan fill, berikan stroke putih, ubah ukuran stroke 
jadi 1 px. 





15. Hasil Akhir 


1 A*, i. -. I> f i " Ihiut ww? * 




13 J:2"42 ■ 

Vi'ilirvJ v 213Vi a 

* * a * I 

r 




taLMpian] * Iriixr^p* 


_ # K 

Fir E ft! Yip* LMfwr Cn.-jri ! 

pJrlli 

’nt PiMi 





e u $ 4 4 +t 

8 

a '-4 & 

fT 

» 

» ■? "zri m 



n 

,v : 

£ 

% 

□ 

li. 

o ? 

ft I 
© J 
iff* 

# : 

& 

A 

j 

£ 


1'^ ■ 


JiiiL 


-1^ 



■ . ullur^i! ]&nUf -I'l.H-FI 


Mi r W]»v! 


* s 

* 

fi 


IK ^ g 


i „ 

& A 

^ E? 


■a 

L3- 


^-.wi-rh.! i|lbiT*<|f| NWJJ 


m 

o 


/ 



} ‘■L-'jtp- L M i^U kritCfMl. tbdi Dll?! ►« U ■ Al <• j : IOIL ifeiutv uti Ujfr Cf M-tf-LEt « -J' ju JtOulid -Erf»j*C!<L SO Mhril 

Karya final letterpress akan tampak seperti ini. 


^ <■ - - - -■ 







Bab 4 Crop Berbagai Bentuk 


Ade Malsasa Akbar <teknoloid@gmail.com> 

Inkscape mampu melakukan cropping sebagaimana GIMP atau Shotwell. Bedanya, Inkscape mampu 
meng-crop baik vektor maupun bitmap, serta bisa meng-undo crop walaupun program telah ditutup. 
Fungsi crop di Inkscape ini dicapai dengan menu Set Clip. Panduan ini mendemonstrasikan crop 
terhadap bitmap yang diambil dari luar Inkscape. 

Hasil Akhir 



Kebutuhan Skill 

• Creating Basic Shapes 

• Selecting 

• Set Clip 

Kebutuhan Tools 


Select 

Rectangle 

Star 



A. Crop Berbentuk Lingkaran 

1. Masukkan Bitmap 


Rab Agu 17, 08:50:37 759b/s v 670b/s 1 Bl ... - T 4» 0 - 



2. Buat Objek Persegi 



\ 



3. Ubah Persegi Jadi Lingkaran 









4. Letakkan Lingkaran Tepat di Atas Gambar 


Taruh lingkaran tepat di atas gambar. Jangan lupa buat duplikatnya untuk back-up karena objek yang 
meng-crop akan hilang. 



5. Pilih Kedua Objek 



# ♦ % 


6. Set Clip 

Ambil dari menu Object > Clip > Set Clip. 


(objec^ Path Text 

Filters Extensions F 

^ Fill and Stroke... 
Object Properties.. 

Shift+Ctrl+F .'I 
>7 

Shift+Ctrl+O 

Symbols... 

Shift+Ctrl+Y “ 

Group 

Ctrl+G 

Ungroup 

Shift+Ctrl+G 

1 Clip 

> 

Mask 

> 

Pattern 

>}\ 

Objects to Marker 
Objects to Guides 

Shift+G J 

Raise 

Page Up 1 

Lower 

Page Down 1 1 

Raise to Top 

Home ; 

Lower to Bottom 

End :! 


1 500 . 




7. Hasilnya 



Untuk crop dalam bentuk lain silahkan buat objek clip sesuai keinginan dan crop dengan cara 
yang sama seperti di atas. Contoh lainnya bisa dilihat pada gambar di bawah ini. 




D. Batal Crop 


Pilih objek yang hendak dibatalkan cropping-nya. Pilih menu Object > Clip > Release. 



Bab 5 Membuat Wallpaper Gunung Flat Design 

Teguh Pribawa / TGH-ART <teguhvfx@gmail.com> 

Flat Design merupakan desain model zaman sekarang, yang tampilannya sederhana tapi elegan, cocok 
untuk dijadikan layar desktop anda. 

Hasil Akhir 



Kebutuhan Skill 

• Dasar Curve Bezier 

• Seleksi 

• Dasar Edit Path 

• Pemilihan Wama 

Kebutuhan Tools 

• Bezier Tool 

• Edit Path 

• Select 

• Color 

• Rectangle 

Tingkat Kesulitan 

• Medium 




Langkah-Langkah 


1. Membuat Langit 

Pertama, kita buat langit gelap terlebih dahulu. Buat rectangle dengan ukuran sesuai desktop anda, disini 
saya menggunakan ukuran 1366x768 versi laptop. Dengan wama yang agak gelap dan tidak memakai 
stroke, karena flat design identik tidak memakai stroke. 



5 s Fill and Stroke [Shift+Ctrl+F] 

0 g) 

Fill r Stroke paint =* Stroke style 


*□□□□□? 


Nopail N ° P aint l 



2. Membuat Glinting 

Pilih tool Bezier Curve V;y . Buatlah gunung segitiga sesuai yang diinginkan dan beri warna agak cerah. 






3. Memberi Salju Pada Gunung 

Masih dengan tool Bezier Curve, buatlah salju di puncak gunungnya dengan wama putih. 



4. Menyatukan Salju Dengan Gunung 

Klik kiri di gunung, kemudian klik kanan pilih Duplicate atau bisa dengan Ctrl + d. 




Undo: Move 

Ctrl+Z 

Redo 

Shift+Ctrl+Z 

Cut 

Ctrl+X 

Copy 

Ctrl+C 

Paste 

Ctrl+V 

Duplicate 

Ctrl+D 

Delete 

Delete 

Fill and Stroke- 
Object Properties... 


Select This 


Select Same 
Move to layer ... 
Create Link 
Set Mask 

Release Mask 
Set Clip 
Release Clip 
Group 




Kemudian gunung akan menjadi dua dalam keadaan terseleksi, tekan Shift + klik kiri salju agar terseleksi 
gunung dan salju. 





Pilih menu Path, kemudian klik Intersection atau bisa dengan Ctrl + *. 


j^n 


t Path Text Filters 

Extensions Help 

j 'v* Object to Path 

Shift+ Ctrl+C 

jl. 

^ Stroke to Path 

Ctrl+Alt+C 


© Trace Bitmap... 

Shift+Alt+B 


^ Trace Pixel Art... 



£? Union 

Ctrl+ + 


£j' Difference 

Ctrl+- 


15 intersection 

Ctrl+* 


Exclusion 

Ctrl+ A 



Lalu, gunung dan salju bersatu. Disitulah asal muasal gunung salju :D *becanda, ayo lanjutkan. 



5. Membuat Bayangan Gunung Salju 


Buat rectangle setengah dengan gunung salju tersebut. Seperti tadi, kita jadikan duplicate rectangle dan 
salju. 





Kemudian dalam keadaan terseleksi salju, tekan shift + klik kiri Rectangle 1 . Lalu pilih Path Intersection, 
salju dan Rectangle bersatu. Duplikat gunung, Gunung dan Rectangle 2 diseleksi kemudian di 
Intersection. 



Karena bayangan salju terhalang oleh bayangan gunung, dalam keadaan seleksi bayangan gunung. P i lih 
menu Object — > Lower (Page Down). Beri wama bayangan gunung agak gelap dari wama gunung 
sebelumnya dan juga bayangan salju. 



6. Lock Objek Langit 

Klik kiri objek langit, kemudian klik kanan pilih Object Properties. Lalu klik Lock agar objek 
langit tidak terseleksi ketika pengerjaan. 


I I Hide 0 jLockj 

EE) interactivity 


Set 






7. Membuat Glinting Lainnya 


Seleksi semua objek atau bisa dengan Ctrl + a, kemudian diduplikat / Ctrl + d. Kemudian geser ke kanan 
agar terlihat. 



Bagian gunung salju yang kedua ganti wama yang agak sedikit gelap. 



Kemudian duplikat ulang gunung untuk membuat gunung ke 3. 









Lalu tekan Page Down sebanyak 7x terlihat seperti ini. 



Klik gunung ke 1 bagian yg terang, lalu pilih menu object — > raise atau tekan Page Up. 



Kemudian ganti wama gunung ke 3 dengan wama lebih gelap dari gunung ke 2. 







8. Membuat Daratan 


Seleksi semua objek kemudian dikecilkan objeknya agar bisa membuat daratan. 



Buat rectangle di bawah gunung salju dengan wama hijau. 



Kemudian pilih tool Edit Path Sy . Kemudian klik lingkaran merah dan geserkan ke bawah agar 
membuat rectangle menjadi halus sisinya. Buat rectangle lagi, di bawah rectangle tadi dengan wama 
gelap. 








9. Membuat Tanah 


Buat rectangle seperti tadi di bawah rectangle ke 2 dan tarik lingkaran merah sampai mentok, kemudian 
beri wama coklat lalu tekan Page Down 2x. 



Untuk membuat bayangan, buatlah kembali rectangle setengah, agar rectangle sudutnya kembali ke lancip 
tarik lingkaran keatas beri wama agak gelap. 



Seperti tadi, duplicate tanah yang warna cerah lalu seleksi bayangan tanah dan tanah cerah, lalu pilih 
menu Path / Intersection. Jika tanah gelap menghalangi daratan tekan Page Down. 



Selesai dan hasil akhirnya. 








Bab 6 Isomteric Drawing 

Muhammad Irwan Andriawan <andriawan2014@gmail.com> 


Isometric drawing merupakan teknik menggambar objek tiga dimensi kedalam bentuk 2 dimensi. Teknik 
ini banyak diterapkan pada desain modem dan biasanya teknik ini dipadukan dengan teknik flat design. 
Pada dasarnya isometric drawing bisa diterapkan di software desain apapun dengan catatan kita 
mengetahui dasar dalam pembuatannya. Di bab ini, saya akan menjelaskan dasar pembuatan isometric 
drawing di Inkscape. 

Sederhananya, untuk membuat objek isometric ada 4 hal yang perlu dipahami. Setidaknya 4 hal tersebut 
adalah dasar dalam pembuatan isometric menurut apa yang saya pelajari. Anda bisa mengembangkan 
sesuai kebutuhuan anda. 


1. Grid 

2. Snapping 

3. Bezier Tool 

4. Komposis Warna 


Empat hal tersebut akan dijelaskan dalam pembuatan isometrik sederhana dengan objek laptop seperti 
contoh gambar. 


^ o “isometric. svg - Inkscape ^ O — X 

File Edit View Layer Object Path Text Filters Extensions Help 


faj §§ jjjgj O C ~ t Jjjj &ff 27 ft X: | 1741,427 3 Y: I 225,886 "I W. I 537.004 H £ H: I 327.756 px <r =5J 



gambar 1: contoh sederhana object isomterik 


1. Buat Dokumen Baru 

Buatlah sebuah lembar dokumen baru di inkscape. Kemudian pilih menu File — » Document Properties. 
Anda bisa mengunakan pintasan dengan menekan tombol Ctrl + Shift + d. 


2. Konfigurasi Grid 

Anda akan disuguhkan jendela Document Properties. Ada banyak tab menu disana. Saat ini, anda hanya 
perlu fokus pada tab Grids. Pada tab grids, terdapat beberapa sub menu yaitu Creations dan Defined 
Grids. Pilih Creations. Anda akan dihadapkan 2 pilihan, Retangular dan Axonometric Grids. Ini 
merupakan langkah penting dalam pembuatan isometric design. Pilih Axonometric Grids lalu klik 
tombol new. Anda akan melihat parameter-parameter dari Defined Grids. Anda bisa menyesuaikan nilai- 
nilai yang ada atau menggunakan nilai default (umum) dari settingan Inkscape. Pastikan parameter 
Visible dan Enable tercentang. Anda akan melihat garis-garis Grid di lembar dokumen anda. Dalam 
tahap ini, anda telah sukses mengkonfigurasi Grid. 


♦ 

File 


s 

A 

□ 

© 

O 

©) 

*&'• 

S' 

u 

a: 

% 

o 


0 *isometric.svg - Inkscape 

Edit View Layer Object Path Text Filters Extensions Help 

nisi O C *-+ t 12 4 S’ I? X: I 3551.S9C H Y: I 84,154 H W: I 537,004 "I H: I 327,756 

1 , l -py , i.i.i. K°9° I ■ 1 -7*9 , ■ , I ■ I ■ l -W I -W I ■ 1 ° . I ■ I ▼ I ■ I ■ I 2 ! 0 ■ I s ? 0 . , 


♦ O ties (Shift -t-Ctrl+D) * □ X 

O Document Properties (Shift+Ctrl+D) 0 ® 

px ▼ =?J Page Guides Grids Snap Color Scripting Metadata License 


■ I 7 ? 0 . 


N/A 

N/A 


•Layer i ▼ Color 3366CC; Click to set fill, Shift+click 3366 CC e 


Creation 

Rectangular grid ▼ ][ New 

Defined grids 
» grid3336 

Axonometric grid 

W Enabled 
Visible 

S' Snap to visible grid lines only 

Grid units: mm ▼ 

Origin X: 0,00000 " 

Origin Y 0,00000 " 

Spacing Y: 1,00000 

Angle X: 30,00 ~ 

Angle Z: 30,00 " 




Major grid line every. 5 1 

Remove 



X: 126,84 
Y - 232,53 


gambar 2: Konfigurasi Grid 





3. Konfigurasi Snapping 

Snapping? Apakah kata ini asing bagi anda? Tenang saja, saya akan menjelaskan apa itu snapping dengan 
bahasa sederhana. Snapping adalah teknik yang digunakan agar object atau path sesuai dengan letak 
guide, grid atau suatu object tertentu. Snap biasa terletak di sebelah kiri dari lemabar kerja inkscape. Jika 
anda kesulitan mencari icon snapping, anda bisa memanfaatkan tombol pintasan dengan menekan Shift + 
5 untuk mengaktifkan snapping. Snapping akan sangat berguna dalam mendesain isometric object karena 
snapping akan membantu anda menentukan presisi 3 dimensi yang tepat. Untuk itu, anda perlu 
mengaktifkan mode snapping untuk path. 


•New document 2 - Inkscape 


Icon area 
Snapping 


, Shift+dick. Alt* scroll mouse on top of objects, or drag ai 


gambar 3: Konfigurasi Snapping 



X 

D 

\ 

± 

\ 

i. 



. 


• 

B 


B 

\ 


A 


- 




3 


• 

□ 

• ; 

Q 

-i 


4r 

a 

□ 


Pastikan anda mengaktifkan mode snapping seperti gambar di atas. Snap tersebut merupakan snap untuk 
path. Anda bisa menemukan snap icon tesebut dalam deretan icon seperti gambar 3 di atas. Jika telah 
aktif , anda siap menuju langkah selanjutnya. 


s 

> 


gambar 4: icon snap to path 


4. Penggunaan Bezier Tool 


' _{. Bezier tool merupakan alat yang penting dalam menggambar isomterik. Anda bisa 
menemukannya di deretan icon sebelah kiri lembar kerja Inkscape. Anda bisa mengaksesnya 
menggunakan pintasan tombol Shift + F6. Sebelumnya saya telah menjelaskan sedikit penggunaan 
snapping. Tapi belum menjelaskan detail manfaatnya. Nah, snapping akan sangat bermanfaat jika 
dikombinasikan dengan Bezier Tool. Sekarang akan kita praktekkan. Kembali ke lembar kerja anda 
dan coba buat objek dasar laptop mengikuti grid mengunakan bezier tool. 


♦isometric.svg - Inkscape 


* □ 


Filters Extensions Help 



Click or click and drag to start a path; with Shift to append to selected path. Ctrl+click to create single dots (straight line modes only), * 542 75 ' 


■ ' 1:27 111 


gambar 5: bentuk dasar isomterik laptop 


Ketika anda akan membuat garis di grid, anda akan di tuntun oleh snap yang aktif sehingga anda 
tidak akan salah menentukan presisi 3 dimensi yang dibutuhkan. Itu merupakan fungsi dasar 
snapping. Untuk penggunaan secara lebih detail, anda bisa mengeksplor sendiri penggunaan snapping. 
Nah langkah pembuatan dasar isometrik telah selesai. Anda tinggal menggunakan kreasi anda dalam 
membuat objek-objek 3 dimensi. 


5. Penggunaan Warna 




warna terang 
warna pokok 

warna gelap 
warna terang 

warna gelap 


gambar 6: kombinasi warna dalam 3 dimensi 


Untuk membuat objek isometrik anda semakin sempurna, warna merupakan hal penting. Dalam dunia 
3 dimensi dikenal warna dengan pencahayaan. Yaitu warna terang karena berhadapan langsung dengan 
cahaya dan warna gelap yang membelakangi cahaya. Dari contoh yang saya buat, objek laptop memiliki 
warna dengan pencahayaan tertentu sehingga warna yang dihasilkan juga akan bervariasi. Jika anda 
sudah mengenal seluk beluk warna, saya rasa hal ini tidak akan membuat anda kesulitan. 


Bab 7 Membuat Wallpaper Pola di Inkscape 

Oleh Ary Aldatama <ary.aldatama@gmail.com> 



Ini adalah tutorial perdana saya menggunakan Inkscape versi pdf, sebelumnya saya pemah 
membuat tutorial melalui media video dan gambar, kali ini saya kan coba mengupas sedikit tutorial 
sederhana membuat wallpaper pola menggunakan Inkscape. 

1. Atur ukuran kanvas sesuai resolusi desktop anda, biasanya yang saya gunakan adalah 1366px x 768px. 



2. Buat sebuah belah ketupat berukuran lOOpx x lOOpx dengan menggunakan sebuah rectangle yang 
dirotasikan 45 deraj at. Tekan tombol Ctrl saat akan merotasikan rectangle untuk mendapatkan rotasi 
presisi 45 derajat. 




3. Buka jendela Transform (Shift + Ctrl + m). Duplikat (Ctrl + d) dan tekan Apply untuk membuat 
duplikat objek dan menggesemya sejauh lOOpx, lakukan langkah ini sampai objek memenuhi lebar 
ukuran kanvas. 



* 

♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦♦» 

4. Sekarang untuk bagian memenuhi bagian vertikalnya, seleksi semua objek belah dan buat dalam sebuah 
grup (Ctrl + g). 



5. Aktifkan tool snapping 


& 


. Kemudian seleksi grup belah ketupat dan duplikat. Posisikan hasil 


duplikat tadi seperti gambar di bawah ini. Lakukan berulang kali sampai belah ketupat memenuhi kanvas. 





Belah ketupat yang sudah memenuhi kanvas hasil duplikasi. 



6. Kemudian buat palet dengan memanfaatkan tool gradient, kita dapat memilih gradasi warna untuk 
wallpaper. 


Persegi panjang 
dengan gradien 





7. Kemudian terapkan palet wama yang telah dibuat secara horizontal dan jadikan group (Ctrl + g). 



8. Kemudian buatlah persegi panjang berukuran sama dengan besar kanvas dan letakan di atas objek 
gradasi. Seleksi kedua objek, klik kanan dan pilih clip. 



* \ 


9. Buatlah persegi yang memiliki luas yang sama dengan luas kanvas beri wama biru tua dan letakkan 
pada obyek terakhir Ctrl + End.